#TradingItuMudah #TradersHandal
Tampilkan postingan dengan label TRADING. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TRADING. Tampilkan semua postingan

Selasa, 16 Januari 2018

Analisa Forex dengan Moving Average

Moving Average adalah salah satu indikator teknikal yang bisa digunakan untuk analisa sebelum melakukan trading. Analisa forex sering menggunakan Moving Average sebagai salah satu indikator.
Moving Average line dibentuk oleh rata-rata harga dalam suatu periode tertentu. Atau bisa dikatakan bahwa history dari harga-harga membentuk garis Moving Average. Jadi bisa disimpulkan indikator Moving Average ini termasuk indikator lagging (terlambat). Oleh karena itu penggunaannya harus dengan bijaksana tidak bisa hanya melihat pergerakan di ujung garis saja.
Ada berbagai jenis Moving Average berdasarkan formula pembentukannya yaitu Simple Moving Average, Exponential Moving Average, Linear Weighted Moving Average dan Displaced Moving Average. Para trader memilih tipe Moving Average yang berbeda sesuai dengan preferensi masing-masing.
Seacara umum, dua tujuan dari penggunaan garis Moving Average yaitu;
1. Untuk menentukan arah/tren pergerakan harga.
2. Untuk menentukan area tahanan atau support dan resisten.
Untuk menentukan arah/tren pergerakan harga, garis Moving Average (MA) ini bisa cukup efektif. Pergerakan harga di atas MA dengan periode tertentu bisa mengindikasikan bahwa harga masih berpotensi menguat, dan sebaliknya pergerakan harga di bawah MA tersebut mengindikasikan bahwa harga masih berpotensi turun.
Slope atau derajat kemiringan dari garis MA juga bisa menentukan arah. Bila slope garis Moving Average mengarah ke atas, ada potensi harga masih menguat dan bisa slope mengarah ke bawah, ada potensi harga masih melemah.
Contoh penggunaan garis Moving Average adalah dengan menggunakan periode Moving Average 20 pada grafik dengan time frame H4 / 4 jam atau H1/ 1 jam.
Sementara untuk menentukan arah tahanan atau support dan resisten, banyak trader menggunakan garis Moving Average dengan periode yang besar seperti MA periode 50, 100, 200. Garis Moving Average periode 200 banyak dijadikan acuan support dan resisten yang kuat oleh para trader. Ini bisa dibuktikan bahwa ketika harga menyentuh periode MA 200, seringkali harga akan berbalik arah kembali.
Grafik Contoh Penggunaan Garis Moving Average pada EUR USD


Dalam implementasinya, banyak trader mengkombinasikan beberapa garis Moving Average dan menunggu crossover atau persilangan antara garis MA untuk mencari indikasi pergerakan harga. Beberapa kombinasi seperti MA 3 dengan MA 20, MA 5 dengan MA 21, MA 100 dengan MA 200, dan seterusnya. (Baca: Crossing MA Bisa Menguntungkan)
Sebelum menggunakan dan memilih garis Moving Average, ada baiknya para trader melakukan pengamatan terlebih dahulu. Tujuannya adalah untuk mengenal karakteristik dari garis MA yang akan dipakai dan hubungannya dengan pergerakan harga. Pengamatan ini penting untuk menyesuaikan dengan strategi trading masing-masing trader.

Rabu, 05 April 2017

4 Tips Panduan Trading PIVOT POINT

PIVOT POINT
Pivot Point adalah cara lain yang sering digunakan untuk menentukan level Support & Resistance dalam range 1 hari perdagangan. Kelebihan pivot point dibanding metoda Support & Resistance yang lain yaitu setiap trader diseluruh dunia mengunakan rumus yang sama untuk menghitung pivot sehingga pivot merupakan level psikologi pasar yang paling sering digunakan oleh para trader untuk membuat keputusan.
Prinsip dasar Pivot yaitu :
• Biasanya bila harga dibuka di atas pivot maka secara psikologis harga akan naik (meskipun tidak selalu) begitu juga sebaliknya.
• Harga cenderung berusaha untuk menembus level-level pivot, support & resistance.
• Bila momentum kuat maka harga akan menembus pivot menuju support atau resistance tetapi bila momentum lemah maka harga akan berbalik arah.
• Bila harga tidak menyentuh pivot biasanya harga cenderung menjauhi pivot.
Pada kenyataannya harga tidak selalu mengikuti prinsip Pivot Point ini, karenanya penggunaan sistem pivot tetap perlu dibantu dengan indikator lain.
Pada saat harga bergerak mendekati pivot point banyak trader yang mulai masuk pasar untuk mengambil posisi, beli ataupun jual, dan menetapkan target keuntungan (take profit) serta batas kerugian (stop loss). Secara umum jika harga berada di atas pivot, maka pasar dianggap bullish (naik). Sebaliknya jika harga berada di bawah pivot, pasar dikatakan bearish (turun).
Apabila harga tertahan di bawah pivot point (PP) dan ditutup pada level tersebut, hal itu merupakan alasan yang cukup baik untuk mengambil posisi ;jual’ dengan stop-loss beberapa point di atas PP dan target profit di sekitar S1.
Akan tetapi jika harga bergerak turun terus dan menembus S1, dari pada menutup transaksi anda dapat memindahkan ‘stop-loss’ beberapa point di atas S1 dan meletakkan target profit berikutnya pada S2. Biasanya S2 adalah level terrendah dari pergerakan mata uang harian dan menutup transaksi pada level ini adlah langkah yang bijaksana.
Hal yang sebaliknya terjadi apabila harga berada di atas pivot point dan ditutup pada level itu. Anda bisa mengambil posisi beli dengan stop-loss di bawah pivot point dan target profit beberapa point di bawah R1. Tapi apabila harga naik dengan kuat dan menembus R1, stop-loss bisa dinaikkan dan ditempatkan di bawah R1 sementara itu target profit bergeser ke level R2.
Kekuatan dari support dan resistance pada berbagai pivot level ditentukan oleh berapa kali suatu harga mencapai level itu dan kemudian berbalik arah.
Semakin sering harga mencapai level itu dan kemudian berbalik arah maka semakin kuat pivot level tersebut.
Jika pergerakan harga bergerak naik mendekati resistance, anda bisa mengamati kapan harga akan berbalik arah turun. Saat harga bergerak turun anda bisa mengambil posisi jual dengan stop-loss ada di atas resistance. Tapi adakalanya gerakan naik ini cukup kuat dan resistance dapat tertembus sehingga stop-loss anda terkena. Ini adalah resiko dalam forex. Tapi apabila gerakan itu anda percaya begitu kuat, anda bisa mengambil posisi beli saat harga menembus resistance. Pada kondisi ini resistance berubah menjadi support sehingga anda bisa memasang stop-loss di bawah level support yang baru (yaitu yang sebelumnya adalah resistance). Dengan cara ini kerugian yang anda alami pada transaksi awal dapat tertutupi keuntungan yang anda raih pada transaksi kedua.
Hal yang serupa bisa anda lakukan jika harga bergerak turun mendekati support. Saat harga mulai berbalik arah dan bergerak naik anda dapat melakukan transaksi beli dengan stop loss di bawah garis support.



Indikator Pivot Point diatas bisa anda dapatkan disini

Selasa, 20 Desember 2016

Bagaimana #tradingitumudah ?

Bagaimana #tradingitumudah ?
Tradeworks the Future of Fx Trading



Dapatkan #strategytrading nya 
1. New Profitable Strategy
2. Effective Risk Management


Info : 0817 0383 6989



Live @Surabaya, 16 Januari 2016
Proudly Present :
Mikael Breinholst CEO & Founder Tradeworks


Info Tutorial | 0817 0383 6989
Scan QR untuk Panduan Live Account

Kamis, 15 Desember 2016

Strategi Trading SMA CrossOver GBPUSD & Profitable

Strategi Trading SMA CrossOver GBPUSD & Profitable 
          ( Step by Step Tradeworks Setting )

1.

2.


3.


4.


5.


6.


7.





Result Strategy = $10.823 (performa backtest 3 bulan)

Buktikan Dahsyatnya Strategi TradeWorks ini Tanpa Harus Buat EA 
& Langsung Bisa Berjalan Otomatis di MT 4 anda ...
Info Tutorial | 0817 0383 6989
Scan QR untuk Panduan Live Account


Kamis, 17 November 2016

Kunci Sukses Bisa Meraih Sukses #tradingitumudah Menjadi #tradershandal


Untuk bisa meraih sukses menjadi #tradershandal

3. Perencanaan

Setelah memiliki sikap yang realistis dan strategi yang cukup baik untuk bisa menjalani bisnis dengan benar hal selanjutnya adalah anda perlu melakukan perencanaan untuk bisnis trading dengan matang. 



Dengan adanya perencanaan bisnis trading dengan matang maka anda bisa melakukan bisnis dengan penuh kedisiplinan. Itulah beberapa hal yang bisa anda lakukan agar supaya mencapai sukses trading.


#tradingitumudah
#tradershandal

Ayo Belajar Trading Disini ...



Info Tutorial | 0817 0383 6989
Scan QR untuk Panduan Live Account

Jumat, 29 April 2016

AutoChartist Signal 29/04/2016 // Probability 71% - GBPUSD






 AutoChartist Signal 29/04/2016 // Probability 71% - GBPUSD



NOTES :
Sangat di anjurkan untuk mencoba simulasi nya dulu sebelum melanjutkan ke dalam transaksi yang sesungguhnya.
Daftar Simulasi untuk mendapat Login dan Password di sini ...


Info Tutorial | 0817 0383 6989
Scan QR untuk Panduan Live Account


Kamis, 28 April 2016

AutoChartist Signal 28/04/2016 // Probability 73% - USDCHF⁠⁠⁠⁠



 AutoChartist Signal 28/04/2016 // Probability 73% - USDCHF⁠⁠⁠⁠



NOTES :
Sangat di anjurkan untuk mencoba simulasi nya dulu sebelum melanjutkan ke dalam transaksi yang sesungguhnya.
Daftar Simulasi untuk mendapat Login dan Password di sini ... 

Info Tutorial | 0817 0383 6989
Scan QR untuk Panduan Live Account


Kamis, 31 Maret 2016

Technical Outlook 31 Maret 2016

Technical Outlook 31 Maret 2016


· EUR/USD. Bias bullish untuk EURUSD selama harga bertahan di atas MA 50-100-200 di grafik 4 jam. Level resisten terdekat berada di 1.1385, menembus ke atas dari area tersebut seharusnya memicu bullish lanjutan menguji ke 1.1460. Untuk sisi bawahnya, level resisten terdekat berada di 1.1275, break di bawah area tersebut harga kemungkinan akan bergerak netral karena sedikitnya petunjuk menguji ke wilayah 1.1200.

· GBP/USD. Bias intraday bullish di jangka pendek khususnya jika harga dapat bertahan di atas MA 50-100-200 di grafik 4 jam. Level resisten terdekat berada di 1.4515, break di atas area tersebut seharusnya memicu bullish lanjutan menuju ke 1.4580. Untuk sisi bawahnya, break di bawah 1.4345, kemungkinan akan membuat harga bergerak netral karena sedikitnya petunjuk menguji ke wilayah 1.4265.

· USD/JPY. Bias bearish dalam jangka pendek, diperlukan penembusan di bawah area 111.90 untuk memicu momentum bearish lebih lanjut menuju area 110.65. Disisi lain, penembusan dan gerakan konsisten di atas area resisten di 113.70 akan membawa harga naik menguji area 114.45. 

· USD/CHF. Berdasarkan grafik 4-jam, bias cenderung masih bearish terutama jika harga mampu break konsisten di bawah area 0.9620. Yang berpotensi memicu pelemahan lebih lanjut untuk menguji ulang area 0.9590, sebelum mengincar area 0.9560. Sebaliknya, resisten terdekat berada di area 0.9650. Break kembali di atas area tersebut akan membawa harga ke zona netral dalam jangka pendek, dengan kemungkinan menguji area 0.9675. Resisten berikutnya dapat ditemukan di area 0.9700.

· AUD/USD. Bias terlihat masih bullish pada grafik 4-jam, terutama jika harga mampu break konsisten di atas area 0.7680. Yang berpotensi memicu penguatan lanjutan untuk menguji ulang area 0.7705, sebelum mengincar area 0.7730. Sebaliknya, support terdekat dapat dijumpai di area 0.7650. Break konsisten di bawah area tersebut akan membawa harga ke zona netral dalam jangka pendek, dengan kemungkinan menguji area 0.7625. Support selanjutnya berada di area 0.7595.

· XAU/USD. Bias bearish dalam jangka pendek dengan support terdekat terlihat di dekat area 1215 dan penembusan area ini berpotensi menambahkan tekanan pada harga untuk menguji area 1204 sebelum bisa mendekati support yang lebih rendah di kisaran 1190. Resisten terdekat terlihat di dekat area 1234 dan konsistensi kenaikan di atas area ini akan membawa harga untuk membidik area 1245 atau bahkan mungkin area 1260. 

· Nikkei Futures. Tidak ada perubahan pada outlook teknikal kami, bias masih bullish selama harga bertahan di atas area 16780. Diperlukan break ke atas area 17160 untuk memicu momentum bullish lanjutan menuju area 17285 sebelum menguji area 17430. Untuk pergerakan turun, break ke bawah area 16780 akan mengubah bias menjadi bearish menuju area 16540 dalam jangka pendek sebelum menguji area 16340. 

· Hang Seng Futures. Bias masih bullish dalam jangka pendek, dengan pergerakan konstan di atas area 21000 akan mendorong harga naik menuju area 21430 atau bahkan area 21800. Sementara itu, support terdekat ada pada area 20800. Break ke bawah area ini akan memicu koreksi bearish kembali ke area 20300, namun kami masih lebih memilih outlook bullish selama harga bertahan di atas area 19745.

· Kospi Futures. Mengacu dari grafik 1-jam, bias masih cenderung bullish terutama jika harga mampu break kembali di atas area 248.00. Yang berpotensi mendorong keberlanjutan rally untuk menguji ulang area 248.50, sebelum membidik area 249.05. Pada sisi sebaliknya, support terdekat berada di area 247.50. Break konsisten di bawah area tersebut akan membawa harga ke zona netral dalam jangka pendek, dengan kemungkinan menguji area 247.10. MA-21 di sekitar 246.60 akan menjadi support selanjutnya.
 
 



NOTES :
Sangat di anjurkan untuk mencoba simulasi nya dulu sebelum melanjutkan ke dalam transaksi yang sesungguhnya.
Daftar Simulasi untuk mendapat Login dan Password di sini ...  

Info Tutorial | 0817 0383 6989
Scan QR untuk Panduan Live Account

Selasa, 29 Maret 2016

Technical Outlook 29 Maret 2016

Technical Outlook
· EUR/USD. Bias untuk EURUSD berkesempatan untuk bullish, terutama jika harga bertahan di atas MA 50-100-200 di grafik 4 jam. Level resisten terdekat berada di 1.1260, break di atas area tersebut seharusnya memicu bullish lanjutan menguji ke 1.1340. Untuk sisi bawahnya, area 1.1140 adalah level support terdekat, break di bawah area tersebut dapat membebani harga menguji ke 1.1080.
· GBP/USD. Bias intraday masih bullish di jangka pendek khususnya jika harga berhasil tembus di atas area 1.4250 untuk memicu skenario koreksi bullish mengincar area 1.4370. Support terdekat tampak di area 1.4210, tembus secara konsisten di bawah area tersebut dapat membawa harga ke zona netral karena arahnya menjadi kurang jelas di jangka pendek kemungkinan menguji area 1.4115.
· USD/JPY. Bias bearish dalam jangka pendek, diperlukan penembusan di bawah area 113.00 untuk memicu momentum bearish lebih lanjut menuju area 112.35. Disisi lain, penembusan dan gerakan konsisten di atas area 113.70 akan membawa harga turun menguji area 114.45. 
· USD/CHF. Bias terlihat bearish pada grafik 4-jam, terutama jika harga mampu break konsisten di bawah area 0.9730. Yang berpotensi mendorong pelemahan lebih lanjut menuju area 0.9700, sebelum mengincar area 0.9665. Sebaliknya, MA-21 di sekitar 0.9760 akan bertindak sebagai resisten terdekat. Dengan stochastic dan RSI yang mulai oversold, break kembali di atas area tersebut mungkin bisa memicu skenario koreksi bullish menuju area 0.9785 atau bahkan area 0.9815. 
· AUD/USD. Berdasarkan grafik 4-jam, bias masih bullish terutama jika harga mampu break konsisten di atas area 0.7550. Yang berpotensi mendorong keberlanjutan rally menuju area 0.7580, sebelum membidik area 0.7615. Sebaliknya, support terdekat berada di area 0.7520. Dengan stochastic dan RSI yang sedikit overbought, break kembali di bawah area tersebut seharusnya bisa memicu skenario koreksi bearish menuju area 0.7495 atau bahkan area 0.7475.
· XAU/USD. Bias bearish dalam jangka pendek dan konsistensi kenaikan di atas resisten terdekat 1228 akan berpotensi memicu bullish lanjutan dengan resisten berikutnya terlihat di kisaran 1235 dan 1245. Di sisi lain, support terdekat terlihat di dekat area 1214 dan penembusan area ini berpotensi menambahkan tekanan pada harga untuk menguji area 1207 atau bahkan mungkin level psikologis 1200. 
· Nikkei Futures. Bias netral dalam jangka pendek, diperlukan pergerakan konstan di atas area resisten 17000 untuk memicu momentum bullish lebih lanjut menuju area 17165 seabgai resisten selanjutnya sebelum menguji area 17285. Untuk pergerakan turun, support terdekat ada pada area 16850. Break ke bawah area tersebut dapat mengubah bias menjadi bearish setidaknya menuju area 16700 atau bahkan 16600.  
· Hang Seng Futures. Bias masih bearish selama harga bertahan di bawah area 20180, menuju support selanjutnya di sekitar area 19770 atau bahkan area 19435 dan 19100. Bagaimanapun juga, pergerakan konstan di atas area 20180 akan membatalkan outlook bearish dan mendorong harga naik kembali ke area 2500 sebelum menguji resisten kunci di sekitar area 20900. 
· Kospi Futures. Berdasarkan grafik 1-jam, bias bullish meskipun masih diperlukan break konsisten di atas area 246.15 untuk mendorong penguatan lebih lanjut menuju area 246.75 atau bahkan area 247.25. Pada sisi sebaliknya, MA-21 di sekitar 245.25 akan bertindak sebagai support terdekat. Break kembali di bawah area tersebut akan membawa harga ke zona netral dalam jangka pendek, dengan kemungkinan menguji MA-100 di sekitar 244.75. Support selanjutnya berada di area 244.15.


 
 


NOTES :
Sangat di anjurkan untuk mencoba simulasi nya dulu sebelum melanjutkan ke dalam transaksi yang sesungguhnya.
Daftar Simulasi untuk mendapat Login dan Password di sini ...  


Info Tutorial | 0817 0383 6989
Scan QR untuk Panduan Live Account


Selasa, 19 Januari 2016

GOLD Analysis 19/01/2016

GOLD Analysis 19/01/2016
Emas Rebound Seiring Harapan Stimulus China
Gold stabil di teritori positif di hari Selasa seiring harapan stimulus dan kenaikan permintaan Emas fisik ditengah kejatuhan harga minyak mentah dunia yang masih dekat dengan titik terendahnya dalam beberapa tahun terakhir.
Terpantau sejauh ini harga spot Emas menguat ke $1093.30 per troy ons, setelah meraih titik terendah intraday di $1085.33 dan level tertinggi hariannya di $1093.83 per troy ons.
Sebelumnya harga Emas sempat meroket ke level tinggi 2-bulan di level $1,112 pada 8 January lalu ditengah kecemasan nasib ekonomi global khususnya China yang memaksa para investor mengalihkan arus hot money ke safe haven seperti Emas.
Di lain sisi, permintaan Emas yang cenderung lemah dari China dan India masih membatasi penguatan harga Emas.
Selain itu trend jangka panjang penguatan Dollar AS masih berisiko menekan Emas kembali, sehingga resisten Emas di kisaran $1098 & $1103 kemungkinan sulit ditembus, sementara support terdekat tampak di area $1081dan $1075.
Dapatkan Akses Client Area untuk Menggunakan Fasilitas AutoChartist 

Info Tutorial | 0817 0383 6989
Scan QR untuk Panduan Live Account

Rabu, 18 November 2015

Technical Outlook 18 November 2015




· EUR/USD. Bias intraday berbalik bearish di jangka pendek khususnya jika harga berhasil tembus dibawah area 1.0650 untuk menambah tekanan bearish mengincar area 1.0595. Resisten terdekat tampak di area 1.0720, anjlok secara konsisten dibawah area tersebut dapat membawa harga ke zona netral karena arahnya menjadi kurang jelas di jangka pendek kemungkinan menguji area 1.0765.

· GBP/USD. Bias intraday menjadi netral di jangka pendek dengan potensi trading range tampak di kisaran 1.5100 s.d 1.5285. Tembus lagi secara konsisten diatas area 1.5285 dapat menambah tekanan bullish mengincar area 1.5350. Di sisi bawahnya, hanya penembusan dibawah area 1.5100 baru dapat memicu skenario koreksi bearish mengincar area 1.5060 atau bahkan lebih rendah.

· USD/JPY. Bias intraday menjadi bullish di jangka pendek namun dibutuhkan penembusan konsisten diatas area 123.50 untuk memicu momentum bullish lebih lanjut mengincar area 124.20. Di sisi bawahnya, support terdekat tampak di area 122.90, anjlok secara konsisten dibawah area tersebut dapat membawa harga ke zona netral karena arahnya menjadi kurang jelas di jangka pendek kemungkinan menguji area 122.40.

· USD/CHF. Bias intraday masih bullish di jangka pendek, namun dibutuhkan penembusan konsisten diatas area 1.0190 untuk memicu momentum bullish lebih lanjut mengincar area 1.0240. Support terdekat tampak di area 1.0130, anjlok secara konsisten dibawah area tersebut dapat membawa harga ke zona netral karena arahnya menjadi kurang jelas di jangka pendek kemungkinan menguji area 1.0090.

· AUD/USD. Bias intraday menjadi bearish di jangka pendek khususnya jika harga berhasil tembus dibawah area 0.7065 untuk memicu momentum bearish lebih lanjut mengincar area 0.7000. Resisten terdekat tampak di area 0.7145, berbalik lagi secara konsisten diatas area tersebut dapat membawa harga ke zona netral karena arahnya menjadi kurang jelas di jangka pendek kemungkinan menguji area 0.7190.

· XAU/USD. Berdasarkan grafik 4-jam, tekanan bearish masih membayangi selama harga tertahan di bawah MA-50 dengan target menguji ulang area 1060. Penembusan secara konsisten di bawah area tersebut berpotensi memicu pelemahan lebih lanjut menuju area 1055, sebelum mengincar area 1050. Pada sisi sebaliknya, sebelum membidik MA-50 di sekitar 1088, harga harus menguji ke 1080, menembus ke atas 1080 dan 1088 dapat memicu momentum untuk bullish lan jutan menargetkan ke 1098.

· Nikkei Futures. Bias masih bullish untuk Nikkei, selama harga masih di atas MA 50-100-200 di grafik 1 jam. Dalam jangka pendek, harga berpotensi bearish seiring indikator Stochastic menunjukkan pergerakan ke bawah. Level support terdekat terlihat dikisaran 19770, break di bawah area tersebut dapat memicu bearish lebih lanjut menuju ke 19705 sebelum membidik ke area kunci support di 19625. Untuk sisi atasnya, level resisten terdekat berada di 19850, break di atas area tersebut dapat mendorong harga lebih tinggi lagi menuju ke 19930 sebelum menguji ke 20035.

· Hang Seng Futures. Bias sideways dalam jangka pendek dengan potensi kisaran perdagangan terlihat diantara 22725 (MA 100) - 22160 (MA 200) di grafik 4 jam, diperlukan menembus salah satu area untuk dapatkan petunjuk lebih lanjut. Untuk sisi atas, sebelum membidik ke 22725, harga harus menembus 22555 terlebih dahulu, jika harga menembus ke atas 22725, target selanjutnya dikisaran 22880. Untuk sisi bawahnya, area 22160 adalah level support terdekat, break di bawah area tersebut dapat memicu bearish lebih lanjut menguji ke 22000 sebelum menguji ulang ke 21795.

· Kospi Futures. Bias bearish dalam jangka pendek, berpotensi menguji area 240.30. Penembusan di bawah area tersebut akan membawa harga turun menuju area 238.50. Pada pergerakan ke atas, penembusan di atas area 242.90 akan membawa bias kembali ke netral akibat arah pergerakan menjadi tidak jelas, lebih jauh menguji area 244.40.
 
 


NOTES :
Sangat di anjurkan untuk mencoba simulasi nya dulu sebelum melanjutkan ke dalam transaksi yang sesungguhnya.
Daftar Simulasi untuk mendapat Login dan Password di sini ...  REGISTER DEMO