#TradingItuMudah #TradersHandal
Tampilkan postingan dengan label BROKER FOREX SURABAYA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BROKER FOREX SURABAYA. Tampilkan semua postingan

Rabu, 14 Februari 2018

Cek 5 Hal Ini Sebelum Memilih Perusahaan Investasi

Cek 5 Hal Ini Sebelum Memilih Perusahaan Investasi



Satuan Tugas Penanganan Dugaan Tindakan Melawan Hukum di Bidang Penghimpunan Dana Masyarakat dan Pengelolaan Investasi atau Satgas Waspada Investasi kembali merilis himbauan agar masyarakat berhati-hati terhadap 21 perusahaan produk keuangan yang belum memiliki izin usaha penawaran produk dan penawaran investasi.

Banyaknya perusahaan yang dikhawatirkan akan merugikan masyarakat, menuntut Anda untuk berhati-hati dan jeli dalam memilih agar modal yang Anda tanamkan aman dan tetap bisa menghasilkan keuntungan.

Lalu apa saja yang harus diperhatikan? Berikut tips dari kami.

1. Mengecek nomor izin operasi

Sebelum jauh bertanya mengenai peluang keuntungan, hal pertama yang patut Anda tanyakan adalah nomor izin operasi perusahaan. Nomor ini bisa langsung dicek seperti di website Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di www.sikapiuangmu.ojk.go.id. Anda juga bisa mengadukan indikasi tawaran investasi yang mencurigakan di sana.

Khusus perusahaan broker forex, regulator satu-satunya adalah Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). Anda bisa akses website www.bappebti.go.id untuk memeriksa apakah broker atau pialang Anda terdaftar, lengkap dengan daftar wakil pialangnya.

2. Kantor yang bisa dikunjungi

Alamat kantor menunjukan kredibilitas perusahaan. Terutama jika Anda memilih broker forex atau pialang berjangka. Meski bisa dijalankan secara online, namun perusahaan yang kredibel adalah perusahaan yang seluruh kegiatannya dilakukan secara teratur dan terorganisasi pada suatu tempat.

Dalam himbauannya, Satgas Waspada Investasi mengumumkan beberapa perusahaan atau entitas yang tidak diketahui tempat kantor pusatnya dan diduga dapat merugikan konsumen

3. Pahami risiko yang akan dihadapi

Terlalu cepat tergiur dengan profit besar dalam waktu cepat bukanlah sikap yang tepat. Pahami dulu jenis investasi yang akan Anda pilih. Istilah "high risk, high return" patut menjadi pedoman Anda. Bahwa setiap besaran peluang profit akan berbanding lurus dengan besaran peluang meruginya. Perusahaan yang baik akan menjelaskan kepada Anda seluruh prosedur transaksi, perjanjian, termasuk kemungkinan risiko.

4. Layanan customer support

Semua bentuk perusahaan investasi produk keuangan adalah perusahaan yang akan berhubungan langsung dengan konsumen. Layanan customer support merupakan salah satu bentuk eksekusi pengamanan perusahaan terhadap dana Anda. Jika Anda memilih trading forex yang perdagangannya bisa dilakukan 24 jam, maka Anda patut memilih broker dengan layanan customer support yang beragam seperti bagaimana broker Anda memberikan informasi mengenai peluang trading.

5. Cek website perusahaannya

Hal penting yang bisa Anda dapatkan dari website adalah portofolio perusahaan. Selain itu semakin banyak informasi yang bisa Anda dapatkan maka semakin profesional perusahaan itu. Perusahaan yang mengelola dengan baik website-nya bertujuan untuk memberikan informasi resmi terkait bisnis dan perusahaan. Sehingga Anda dibuat hanya menerima informasi dari website perusahaan.


Jeli memilih produk investasi dan perusahaan yang menyediakan produk tersebut merupakan hal pertama yang patut Anda lakukan. Kenali produknya, kenali perusahaannya, maka Anda bisa memperoleh keuntungan seperti yang Anda harapkan dari jenis investasi yang Anda pilih.


Info Hotline Monex Surabaya :
(031) 99242777 / 99242999

Selasa, 16 Januari 2018

Analisa Forex dengan Moving Average

Moving Average adalah salah satu indikator teknikal yang bisa digunakan untuk analisa sebelum melakukan trading. Analisa forex sering menggunakan Moving Average sebagai salah satu indikator.
Moving Average line dibentuk oleh rata-rata harga dalam suatu periode tertentu. Atau bisa dikatakan bahwa history dari harga-harga membentuk garis Moving Average. Jadi bisa disimpulkan indikator Moving Average ini termasuk indikator lagging (terlambat). Oleh karena itu penggunaannya harus dengan bijaksana tidak bisa hanya melihat pergerakan di ujung garis saja.
Ada berbagai jenis Moving Average berdasarkan formula pembentukannya yaitu Simple Moving Average, Exponential Moving Average, Linear Weighted Moving Average dan Displaced Moving Average. Para trader memilih tipe Moving Average yang berbeda sesuai dengan preferensi masing-masing.
Seacara umum, dua tujuan dari penggunaan garis Moving Average yaitu;
1. Untuk menentukan arah/tren pergerakan harga.
2. Untuk menentukan area tahanan atau support dan resisten.
Untuk menentukan arah/tren pergerakan harga, garis Moving Average (MA) ini bisa cukup efektif. Pergerakan harga di atas MA dengan periode tertentu bisa mengindikasikan bahwa harga masih berpotensi menguat, dan sebaliknya pergerakan harga di bawah MA tersebut mengindikasikan bahwa harga masih berpotensi turun.
Slope atau derajat kemiringan dari garis MA juga bisa menentukan arah. Bila slope garis Moving Average mengarah ke atas, ada potensi harga masih menguat dan bisa slope mengarah ke bawah, ada potensi harga masih melemah.
Contoh penggunaan garis Moving Average adalah dengan menggunakan periode Moving Average 20 pada grafik dengan time frame H4 / 4 jam atau H1/ 1 jam.
Sementara untuk menentukan arah tahanan atau support dan resisten, banyak trader menggunakan garis Moving Average dengan periode yang besar seperti MA periode 50, 100, 200. Garis Moving Average periode 200 banyak dijadikan acuan support dan resisten yang kuat oleh para trader. Ini bisa dibuktikan bahwa ketika harga menyentuh periode MA 200, seringkali harga akan berbalik arah kembali.
Grafik Contoh Penggunaan Garis Moving Average pada EUR USD


Dalam implementasinya, banyak trader mengkombinasikan beberapa garis Moving Average dan menunggu crossover atau persilangan antara garis MA untuk mencari indikasi pergerakan harga. Beberapa kombinasi seperti MA 3 dengan MA 20, MA 5 dengan MA 21, MA 100 dengan MA 200, dan seterusnya. (Baca: Crossing MA Bisa Menguntungkan)
Sebelum menggunakan dan memilih garis Moving Average, ada baiknya para trader melakukan pengamatan terlebih dahulu. Tujuannya adalah untuk mengenal karakteristik dari garis MA yang akan dipakai dan hubungannya dengan pergerakan harga. Pengamatan ini penting untuk menyesuaikan dengan strategi trading masing-masing trader.

Rabu, 05 April 2017

4 Tips Panduan Trading PIVOT POINT

PIVOT POINT
Pivot Point adalah cara lain yang sering digunakan untuk menentukan level Support & Resistance dalam range 1 hari perdagangan. Kelebihan pivot point dibanding metoda Support & Resistance yang lain yaitu setiap trader diseluruh dunia mengunakan rumus yang sama untuk menghitung pivot sehingga pivot merupakan level psikologi pasar yang paling sering digunakan oleh para trader untuk membuat keputusan.
Prinsip dasar Pivot yaitu :
• Biasanya bila harga dibuka di atas pivot maka secara psikologis harga akan naik (meskipun tidak selalu) begitu juga sebaliknya.
• Harga cenderung berusaha untuk menembus level-level pivot, support & resistance.
• Bila momentum kuat maka harga akan menembus pivot menuju support atau resistance tetapi bila momentum lemah maka harga akan berbalik arah.
• Bila harga tidak menyentuh pivot biasanya harga cenderung menjauhi pivot.
Pada kenyataannya harga tidak selalu mengikuti prinsip Pivot Point ini, karenanya penggunaan sistem pivot tetap perlu dibantu dengan indikator lain.
Pada saat harga bergerak mendekati pivot point banyak trader yang mulai masuk pasar untuk mengambil posisi, beli ataupun jual, dan menetapkan target keuntungan (take profit) serta batas kerugian (stop loss). Secara umum jika harga berada di atas pivot, maka pasar dianggap bullish (naik). Sebaliknya jika harga berada di bawah pivot, pasar dikatakan bearish (turun).
Apabila harga tertahan di bawah pivot point (PP) dan ditutup pada level tersebut, hal itu merupakan alasan yang cukup baik untuk mengambil posisi ;jual’ dengan stop-loss beberapa point di atas PP dan target profit di sekitar S1.
Akan tetapi jika harga bergerak turun terus dan menembus S1, dari pada menutup transaksi anda dapat memindahkan ‘stop-loss’ beberapa point di atas S1 dan meletakkan target profit berikutnya pada S2. Biasanya S2 adalah level terrendah dari pergerakan mata uang harian dan menutup transaksi pada level ini adlah langkah yang bijaksana.
Hal yang sebaliknya terjadi apabila harga berada di atas pivot point dan ditutup pada level itu. Anda bisa mengambil posisi beli dengan stop-loss di bawah pivot point dan target profit beberapa point di bawah R1. Tapi apabila harga naik dengan kuat dan menembus R1, stop-loss bisa dinaikkan dan ditempatkan di bawah R1 sementara itu target profit bergeser ke level R2.
Kekuatan dari support dan resistance pada berbagai pivot level ditentukan oleh berapa kali suatu harga mencapai level itu dan kemudian berbalik arah.
Semakin sering harga mencapai level itu dan kemudian berbalik arah maka semakin kuat pivot level tersebut.
Jika pergerakan harga bergerak naik mendekati resistance, anda bisa mengamati kapan harga akan berbalik arah turun. Saat harga bergerak turun anda bisa mengambil posisi jual dengan stop-loss ada di atas resistance. Tapi adakalanya gerakan naik ini cukup kuat dan resistance dapat tertembus sehingga stop-loss anda terkena. Ini adalah resiko dalam forex. Tapi apabila gerakan itu anda percaya begitu kuat, anda bisa mengambil posisi beli saat harga menembus resistance. Pada kondisi ini resistance berubah menjadi support sehingga anda bisa memasang stop-loss di bawah level support yang baru (yaitu yang sebelumnya adalah resistance). Dengan cara ini kerugian yang anda alami pada transaksi awal dapat tertutupi keuntungan yang anda raih pada transaksi kedua.
Hal yang serupa bisa anda lakukan jika harga bergerak turun mendekati support. Saat harga mulai berbalik arah dan bergerak naik anda dapat melakukan transaksi beli dengan stop loss di bawah garis support.



Indikator Pivot Point diatas bisa anda dapatkan disini

Kamis, 15 Desember 2016

Strategi Trading SMA CrossOver GBPUSD & Profitable

Strategi Trading SMA CrossOver GBPUSD & Profitable 
          ( Step by Step Tradeworks Setting )

1.

2.


3.


4.


5.


6.


7.





Result Strategy = $10.823 (performa backtest 3 bulan)

Buktikan Dahsyatnya Strategi TradeWorks ini Tanpa Harus Buat EA 
& Langsung Bisa Berjalan Otomatis di MT 4 anda ...
Info Tutorial | 0817 0383 6989
Scan QR untuk Panduan Live Account


Jumat, 02 Desember 2016

Strategi Trading Emas Sederhana & Profitable dengan Bollinger Bands

Strategi Trading Emas Sederhana & Profitable dengan Bollinger Bands 

#tradingitumudah
#tradershandal
#memilihstrategy






Info Tutorial | 0817 0383 6989
Scan QR untuk Panduan Live Account



Rabu, 23 November 2016

Mengapa Trading itu Mudah ?

Trading Itu Mudah


Mengapa Trading itu Mudah ?









- Traders Newbie , Sulit untuk Mengambil Keputusan pertama
- Traders Advanced, Sulit untuk Menemukan Strategi Unggulan
- Traders Handal, Mengerti Kapan Entry & Exit ( Tujuan Buku Ini )

Psikologi Trading, Sangat Penting, apalagi bila sedang mengalami MC

Beberapa Indikator Penting :
- Demarker, WPR, RSI, Stochastic ( bagus di market dalam range tertentu, jelek bila digunakan dalam market yg volatilitas tinggi/news/fundamental/sentimen)

- Envelopes, Bollinger Band , Moving Average ( bagus di market yg trending/satu arah/big news, tetapi jelek bila di gunakan di market yg sideways/no trade/SL yg ketat )

Tips menjadi Traders Handal ?

- Mau Belajar dari Kegagalan , MC/Stop Loss/Cut Loss bukan dari Floating Loss

- Membiasakan diri dengan kalimat " Menang/Win karena Perjuangan yang kadangkala menyenangkan/Profit ataupun menyakitkan/Loss "

- Bukan Nasib ataupun Feeling yg menentukan , tetapi Strategi Ramuan & kombinasi yg tepat atas Indikator itu yg sangat menentukan hasil akhir trading 

- Traders Handal , Skill yang terasah, Pengalaman Trading yang bisa melewati berbagai jenis pergerakan market, Psikologi yg Stabil sehingga #tradingitumudah


Anda Mau Menjadi 
#tradershandal 
& menjadikan 
#tradingitumudah  
Hubungi Kami : 

WA / Line : +6281703836989




Info Tutorial | 0817 0383 6989
Scan QR untuk Panduan Live Account

Jumat, 29 April 2016

AutoChartist Signal 29/04/2016 // Probability 71% - GBPUSD






 AutoChartist Signal 29/04/2016 // Probability 71% - GBPUSD



NOTES :
Sangat di anjurkan untuk mencoba simulasi nya dulu sebelum melanjutkan ke dalam transaksi yang sesungguhnya.
Daftar Simulasi untuk mendapat Login dan Password di sini ...


Info Tutorial | 0817 0383 6989
Scan QR untuk Panduan Live Account


Kamis, 28 April 2016

AutoChartist Signal 28/04/2016 // Probability 73% - USDCHF⁠⁠⁠⁠



 AutoChartist Signal 28/04/2016 // Probability 73% - USDCHF⁠⁠⁠⁠



NOTES :
Sangat di anjurkan untuk mencoba simulasi nya dulu sebelum melanjutkan ke dalam transaksi yang sesungguhnya.
Daftar Simulasi untuk mendapat Login dan Password di sini ... 

Info Tutorial | 0817 0383 6989
Scan QR untuk Panduan Live Account


Senin, 16 November 2015

Signal Alert AutoChartist on GBPUSD 16 November 2015



Ringkasan :
Level Target : 1.5266
Periode Target : 3 hari



Analisis :
Segitiga diidentifikasi pada 14-Nov-04:00 2015 GMT+7. Pola ini masih dalam proses pembentukan. Kemungkinan pergerakan harga naik ke arah tahanan 1,527 dalam 3 hari berikutnya.

 
Indikator Pendukung :
Moving Average Mengarah ke Atas

 
Level Resisten :
( B ) 1.5266Titik balik resisten terakhir Segitiga.

Level Support
( A ) 1.5187Titik balik support terakhir Segitiga.



Kisaran tanggal grafik :
03-Nov-06:00 GMT+7-> 14-Nov-05:00 GMT+7
Interval data : jam
RSI:34 Candles
MA:34 Candles                                                            








NOTES :
Sangat di anjurkan untuk mencoba simulasi nya dulu sebelum melanjutkan ke dalam transaksi yang sesungguhnya.
Daftar Simulasi untuk mendapat Login dan Password di sini ...  REGISTER DEMO


Selasa, 10 November 2015

Signal Alert AutoChartist on NZDUSD 10 November 2015







Summary : 
Target Level : 0.6626
Target Period : 2 days 
Analysis : 
Flag identified at 09-Nov-13:00 2015 GMT+7. This pattern is still in the process of forming. Possible bullish price movement towards the resistance 0.663 within the next 2 days.

Resistance Levels : 
( B ) 0.6626Last resistance turning point of Flag.
Support Levels 
( A ) 0.6499Last support turning point of Flag.



Chart date range : 
26-Oct-17:00 GMT+7-> 10-Nov-13:00 GMT+7
Data interval :4 hour
RSI:34 Candles
MA:34 Candles






NOTES :
Sangat di anjurkan untuk mencoba simulasi nya dulu sebelum melanjutkan ke dalam transaksi yang sesungguhnya.
Daftar Simulasi untuk mendapat Login dan Password di sini ...  REGISTER DEMO