Sistem Trading
Sistem trading yang menguntungkan dan konsisten, banyak yang beranggapan sangat sulit untuk disusun. Sebetulnya Anda tidak harus menyusun sistem trading dengan serumit dan sesulit itu, sebab mayoritas trader yang berakhir rugi dalam trading bukan dikarenakan sistem trading mereka yang buruk, namun diakibatkan oleh emosi dan sikap tidak disiplin dengan peraturan yang sudah di tentukan. Dalam bisnis trading, jika emosi menjadi pengendali, Anda pasti akan gagal. Sehingga Anda juga memerlukan mindset sistem trading yang kuat dengan trading plan yang juga kuat.
Jika diringkas, sistem trading di bawah ini adalah alasan utama yang menyebabkan kegagalan dalam trading:
Jika diringkas, sistem trading di bawah ini adalah alasan utama yang menyebabkan kegagalan dalam trading:
- Salah menempatkan modal (tidak sesuai dengan produknya)
- Kurang disiplin dan tidak ada trading plan
- Tidak mempelajari pasar
- Melakukan analisa/interpretasi yang kurang tepat
- Mengejar pasar (masuk posisi walupun kriterianya belum memenuhi).
- Tidak mau menerima kerugian (posisi ditahan tanpa menggunakan stop loss)
Untuk sistem trading tanpa emosi, ada empat tips yang sangat mudah yang akan membedakan antara pemenang dan pecundang;
1. Menyusun Trading Plan
Memiliki sebuah sistem trading plan dan dikuti supaya Anda mengetahui kapan untuk mengambil posisi dan kapan tidak mengambilnya. sistem trading ini sering dilupakan ketika sedang berada dalam kondisi profit.
Dalam sistem trading, Anda harus ambil posisi sesusai trading plan Anda dan bukan sesuai keaadan sekarang. Anda tidak akan mengetahui bahwa sistem trading akan berjalan baik atau buruk jika strategi tidak dijalankan secara konsisten dan alasan sistem trading terus diubah. Sering sekali trader tidak mengikuti sistem trading plan ketika sedang mengalami kerugian, padahal saat tersebut adalah saat-saat kritis dan paling menentukan bagi berkembangnya kemampuan sistem trading ke depan.
2. Sistem Trading; Simple dan Fleksibel
Trader yang berhasil adalah trader yang sudah menerima bahwa tidak ada sistem trading yang akan berjalan baik selama lamanya. Walaupun trader yang berhasil sangat percaya terhadap sistem trading indikator teknikalnya, namun mereka juga menyadari bahwa terdapat banyak faktor lain yang mempengaruhi performanya.
Karena hal inilah mereka selalu membuka pikiran dan mencari ide baru, belajar dari pengalaman dan akan melakukan trial and error agar ketika sistem trading dievaluasi (pada periode tertentu), mereka dapat memperbaiki sistemnya atau mengubah metodologi sesuai keadan pasar dengan risk to reward yang menarik. Untuk menjadi trader yang sukses, Anda harus mengerti bagaimana sistem trading bereaksi pada saat pasar berubah dan ini akan selalu terjadi.
3. Fokus untuk menjadi konsisten
Trader yang sudah berhasil lebih mementingkan sikap konsisten dibanding profit yang langsung atau cepat.
Jika Anda hanya beruntung pada satu transaksi dan memperoleh profit darinya, Anda masih belum memiliki strategi/ sistem trading yang baik dan Anda belum tentu akan bisa memperoleh profit yang konsisten untuk jangka waktu lama.
4. Take Action
Trader yang sukses akan selalu mengambil tindakan. Aktivitas trading mereka tidak akan terpengaruhi oleh rasa takut. Sebagai contoh, mereka tidak akan menahan posisi yang merugikan (yang tidak sesuai dengan rencana trading) sambil berharap bahwa posisi tersebut akan berbalik menjadi posisi yang menguntungkan. Mereka juga tidak akan terburu-buru panik dalam mengambil tindakan yang tidak sesuai rencana sistem trading.
1. Menyusun Trading Plan
Memiliki sebuah sistem trading plan dan dikuti supaya Anda mengetahui kapan untuk mengambil posisi dan kapan tidak mengambilnya. sistem trading ini sering dilupakan ketika sedang berada dalam kondisi profit.
Dalam sistem trading, Anda harus ambil posisi sesusai trading plan Anda dan bukan sesuai keaadan sekarang. Anda tidak akan mengetahui bahwa sistem trading akan berjalan baik atau buruk jika strategi tidak dijalankan secara konsisten dan alasan sistem trading terus diubah. Sering sekali trader tidak mengikuti sistem trading plan ketika sedang mengalami kerugian, padahal saat tersebut adalah saat-saat kritis dan paling menentukan bagi berkembangnya kemampuan sistem trading ke depan.
2. Sistem Trading; Simple dan Fleksibel
Trader yang berhasil adalah trader yang sudah menerima bahwa tidak ada sistem trading yang akan berjalan baik selama lamanya. Walaupun trader yang berhasil sangat percaya terhadap sistem trading indikator teknikalnya, namun mereka juga menyadari bahwa terdapat banyak faktor lain yang mempengaruhi performanya.
Karena hal inilah mereka selalu membuka pikiran dan mencari ide baru, belajar dari pengalaman dan akan melakukan trial and error agar ketika sistem trading dievaluasi (pada periode tertentu), mereka dapat memperbaiki sistemnya atau mengubah metodologi sesuai keadan pasar dengan risk to reward yang menarik. Untuk menjadi trader yang sukses, Anda harus mengerti bagaimana sistem trading bereaksi pada saat pasar berubah dan ini akan selalu terjadi.
3. Fokus untuk menjadi konsisten
Trader yang sudah berhasil lebih mementingkan sikap konsisten dibanding profit yang langsung atau cepat.
Jika Anda hanya beruntung pada satu transaksi dan memperoleh profit darinya, Anda masih belum memiliki strategi/ sistem trading yang baik dan Anda belum tentu akan bisa memperoleh profit yang konsisten untuk jangka waktu lama.
4. Take Action
Trader yang sukses akan selalu mengambil tindakan. Aktivitas trading mereka tidak akan terpengaruhi oleh rasa takut. Sebagai contoh, mereka tidak akan menahan posisi yang merugikan (yang tidak sesuai dengan rencana trading) sambil berharap bahwa posisi tersebut akan berbalik menjadi posisi yang menguntungkan. Mereka juga tidak akan terburu-buru panik dalam mengambil tindakan yang tidak sesuai rencana sistem trading.
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Strategi Trading
Strategi trading dalam dunia investasi, memiliki strategi dan teknik masing masing untuk menganalisis dan mengambil keputusan transaksi. Beberapa diantara strategi trading mereka ada yang hanya menggunakan strategi trading fundamental (misalnya berdasarkan berita atau indikator terkini) atau hanya menggunakan faktor teknikal (misalnya mengamati grafik dan indikator harga) sementara beberapa strategi trading yang lain menggabungkan kedua jenis analisa di atas.
Dari sisi jenis strategi trading mereka, ada yang melakukan transaksi 2 atau 3 kali setahun (jangka waktu panjang), ada juga yang mengambil posisi hingga 50 kali transaksi per hari (jangka waktu yang sangat pendek dan hanya mencari keuntungan kecil dalam setiap transaksinya). Beberapa diantara mereka ada yang berhasil, baik dengan strategi trading yang sama maupun berbeda, menggunakan jangka waktu panjang maupun pendek, namun banyak pula yang gagal.
Mereka yang menghasilkan keuntungan di pasar secara konsisten jika dipertemukan strategi trading akan memiliki karakteristik dan pilosofi yang sama. Kami meringkas karakteristik tersebut agar memudahkan Anda dalam memahami dan mengaplikasikannya.
6 karakteristik dan pilosofi umum strategi trading yang dimiliki oleh trader yang berhasil adalah:
1. Trading Plan
Keseluruhan trader yang sukses memiliki trading plan. Secara umum isi dari strategi trading plan tersebut adalah;
Penentuan secara spesifik kapan akan mengambil posisi dan kapan akan melikuidasi posisi tersebut. Penentuan resiko strategi trading yang juga spesifik. Kapan, di harga berapa kerugian akan di hentikan, berapa jumlah resiko maksimal yang akan diterima. Penyesuaian hasil trading dengan kapasitas transaksi. Penyesuaian strategi trading ini dilakukan baik ketika menghadapi keuntungan maupun kerugian, baik menggunakan leverage maupun tidak
Yang terpenting dalam strategi trading plan ini bukan hanya pada penyusunannya, namun lebih kepada pelaksanaannya. Trader yang sukses tersebut melaksanakan strategi trading dengan sabar dan disiplin rencana yang telah disusun, tidak mudah panik menghadapi kondisi pasar yang bergerak dinamis dan selalu menganggap bahwa trading adalah bisnis atau investasi jangka panjang.Setelah Anda menyusun strategi trading Anda sendiri, hal yang terbaik Anda lakukan adalah melaksanakan rencana tersebut dengan disiplin dan sabar. Waktu akan membantu Anda mengenali kapan strategi trading tersebut harus di review dan disesuaikan kembali.
2. Menerima kerugian
Umumnya di atas 90% dari trader yang gagal adalah yang tidak pernah belajar menerima kerugian. Merasa bahwa keputusan mereka benar dan ketika terjadi kesalahan, strategi trading mereka fokus pada posisi yang yang mengalami kerugian dan melewatkan kesempatan transaksi lain yang muncul.
Dari sisi jenis strategi trading mereka, ada yang melakukan transaksi 2 atau 3 kali setahun (jangka waktu panjang), ada juga yang mengambil posisi hingga 50 kali transaksi per hari (jangka waktu yang sangat pendek dan hanya mencari keuntungan kecil dalam setiap transaksinya). Beberapa diantara mereka ada yang berhasil, baik dengan strategi trading yang sama maupun berbeda, menggunakan jangka waktu panjang maupun pendek, namun banyak pula yang gagal.
Mereka yang menghasilkan keuntungan di pasar secara konsisten jika dipertemukan strategi trading akan memiliki karakteristik dan pilosofi yang sama. Kami meringkas karakteristik tersebut agar memudahkan Anda dalam memahami dan mengaplikasikannya.
6 karakteristik dan pilosofi umum strategi trading yang dimiliki oleh trader yang berhasil adalah:
1. Trading Plan
Keseluruhan trader yang sukses memiliki trading plan. Secara umum isi dari strategi trading plan tersebut adalah;
Penentuan secara spesifik kapan akan mengambil posisi dan kapan akan melikuidasi posisi tersebut. Penentuan resiko strategi trading yang juga spesifik. Kapan, di harga berapa kerugian akan di hentikan, berapa jumlah resiko maksimal yang akan diterima. Penyesuaian hasil trading dengan kapasitas transaksi. Penyesuaian strategi trading ini dilakukan baik ketika menghadapi keuntungan maupun kerugian, baik menggunakan leverage maupun tidak
Yang terpenting dalam strategi trading plan ini bukan hanya pada penyusunannya, namun lebih kepada pelaksanaannya. Trader yang sukses tersebut melaksanakan strategi trading dengan sabar dan disiplin rencana yang telah disusun, tidak mudah panik menghadapi kondisi pasar yang bergerak dinamis dan selalu menganggap bahwa trading adalah bisnis atau investasi jangka panjang.Setelah Anda menyusun strategi trading Anda sendiri, hal yang terbaik Anda lakukan adalah melaksanakan rencana tersebut dengan disiplin dan sabar. Waktu akan membantu Anda mengenali kapan strategi trading tersebut harus di review dan disesuaikan kembali.
2. Menerima kerugian
Umumnya di atas 90% dari trader yang gagal adalah yang tidak pernah belajar menerima kerugian. Merasa bahwa keputusan mereka benar dan ketika terjadi kesalahan, strategi trading mereka fokus pada posisi yang yang mengalami kerugian dan melewatkan kesempatan transaksi lain yang muncul.
Trader yang sukses tidak pernah menganggap kerugian bersifat personal, bukan soal strategi trading siapa yang benar, tapi lebih kepada bagaimana menghasilkan keuntungan. Mereka yang berhasil adalah yang langsung menghentikan posisi (cut loss) ketika memahami kesalahan dan fokus pada peluang lain yang dapat dimanfaatkan untuk mengambil keuntungan.
3. Mudah dan sederhana
Karakteristik trader sukses yang lain adalah bahwa mereka tidak membuat aturan transaksi menjadi rumit dan kompleks. Aturan transaksi strategi trading mereka simple dan mudah untuk diikuti atau disesuaikan dengan perubahan pasar yang konstan.
4. Hasil lebih baik dengan resiko yang kecil
Sebelum masuk posisi, trader sukses mempertimbangkan berapa potensi kerugian dan berapa potensi keuntungan. Jika strategi trading mereka menemukan peluang resiko yang tidak sepadan dengan keuntungan, maka mereka tidak akan mengambil posisi.
Trader sukses tidak terburu-buru dalam mengambil keuntungan, namun juga tidak akan menunggu hingga keuntungan berubah menjadi kerugian.
5. Mengikuti arah harga
Sejarah telah membuktikan bahwa strategi trading trader yang berhasil adalah trader yang hanya mengambil peluang transaksi yang sesuai dengan arah (trend) pasar. Hal ini juga berlaku bagi swing trader, yang mengambil posisi pendek dan cenderung berlawanan dengan trend besar. Strategi trading mereka mengambil posisi sesuai dengan trend dengan periode yang berbeda.
6. Jangan Over-trading
Trader yang sukses tidak akan terlibat atau terikat terlalu dalam terhadap satu posisi pada satu instrumen.
Banyak trader masuk posisi tanpa alasan yang jelas dan tidak sesuai dengan strategi tradingnya. Tidak demikian halnya pada trader sukses, strategi trading mereka masuk posisi dengan alasan yang jelas, sesuai dengan seluruh kriteria yang ada dalam rencana strategi trading dan fokus pada keseluruhan rencana dan bukan hanya pada hasil posisi yang ada.
Walaupun sebagian besar trader sudah mengetahui poin penting strategi trading yang menentukan dalam keberhasilan trading, tapi sedikit dari mereka yang benar-benar mengaplikasikan strategi trading apa yang telah di ketahui. Pelaksanaan inilah yang membedakan antara trader sukses dan gagal.
3. Mudah dan sederhana
Karakteristik trader sukses yang lain adalah bahwa mereka tidak membuat aturan transaksi menjadi rumit dan kompleks. Aturan transaksi strategi trading mereka simple dan mudah untuk diikuti atau disesuaikan dengan perubahan pasar yang konstan.
4. Hasil lebih baik dengan resiko yang kecil
Sebelum masuk posisi, trader sukses mempertimbangkan berapa potensi kerugian dan berapa potensi keuntungan. Jika strategi trading mereka menemukan peluang resiko yang tidak sepadan dengan keuntungan, maka mereka tidak akan mengambil posisi.
Trader sukses tidak terburu-buru dalam mengambil keuntungan, namun juga tidak akan menunggu hingga keuntungan berubah menjadi kerugian.
5. Mengikuti arah harga
Sejarah telah membuktikan bahwa strategi trading trader yang berhasil adalah trader yang hanya mengambil peluang transaksi yang sesuai dengan arah (trend) pasar. Hal ini juga berlaku bagi swing trader, yang mengambil posisi pendek dan cenderung berlawanan dengan trend besar. Strategi trading mereka mengambil posisi sesuai dengan trend dengan periode yang berbeda.
6. Jangan Over-trading
Trader yang sukses tidak akan terlibat atau terikat terlalu dalam terhadap satu posisi pada satu instrumen.
Banyak trader masuk posisi tanpa alasan yang jelas dan tidak sesuai dengan strategi tradingnya. Tidak demikian halnya pada trader sukses, strategi trading mereka masuk posisi dengan alasan yang jelas, sesuai dengan seluruh kriteria yang ada dalam rencana strategi trading dan fokus pada keseluruhan rencana dan bukan hanya pada hasil posisi yang ada.
Walaupun sebagian besar trader sudah mengetahui poin penting strategi trading yang menentukan dalam keberhasilan trading, tapi sedikit dari mereka yang benar-benar mengaplikasikan strategi trading apa yang telah di ketahui. Pelaksanaan inilah yang membedakan antara trader sukses dan gagal.
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Tidak ada komentar:
Posting Komentar